
2 hari yang yang lalu kami berniat silaturahim ke tempat salah seorang kakak di luar kota, tapi karena sesuatu hal malamnya saya urungkan niat itu. Jadi saya sms adik & kakak2 saya untuk menunda rencana esok hari. Pagi nya dengan agenda baru saya mulai lakukan aktivitas lain, tak lama hp saya berdering dan terdengar suara adik saya di ujung sana “Ni, jam berapa kita kesana?, anak-anak udah nunggu tuh….. “ , Oh my god …. Ternyata sms itu tidak terbaca, piye toh? …. :( , terbayang wajah anak-anak yang sudah siap-siap untuk bertemu sepupu2 nya …., ok !! jadwal di reschedule lagi seperti semula !! hhh…. Ga’ tau energi apa yang membuat kami para orang dewasa akhirnya merubah keputusan yang telah di buat. Tapi, saya yakin dengan hukum gelombang frekuensi di alam semesta ini, gelombang frekuensi kanak-kanak terlalu kuat untuk di lawan karena ketulusan mereka dan fokusnya keinginan mereka tanpa dibarengi pemikiran-pemikiran lain yang biasa nya justru menghambat gerak gelombang frekuensi itu sendiri. Akhirnya, alhmadulillah silaturahim tetap berjalan.
Moral of the story is:
Seringkali kita punya keinginan untuk maju, namun kadang di iringi oleh pemikiran-pemikiran yang lain misalnya : ketakutan akan kegagalan, sangsi kemampuan diri sendiri sehingga kita tidak fokus dengan apa yang kita ingini, mungkin klo di gambarkan dengan gambar gelombang frekeuensi seperti benang kusut ya (he..he..he…). Dan kebanyakan terbukti, kita sering kali gagal dengan apa yang kita inginkan. Demikian juga dengan Do’a, terlalu banyak yang kita minta dari Yang Maha Pemilik, sampai kita sendiripun tidak paham dengan apa yang kita minta, hanya sekedar ritual bibir selepas shalat (astagfirullah), dan bodohnya kita (terutama saya :( ) sering kali berprasangka kok Allah belum juga mengabulkan do’a kita ya ….. , ho.ho…. Allah itu tidak pernah tidur lho, apa lagi Dia Maha Pendengar, jangankan bisikan kita, apa yang terniat dalam hatipun Dia Maha Tahu, Insya Allah, Allah tahu dengan apa yang terbaik untuk kita, Namun Allah juga ingin HambaNYa terus berdo’a pada Nya (Cuma harus fokus ya …. :)
Pernah perhatikan ga, ketika kita di kendaraan umum, atau fasilitas umum, ketika ada seorang ibu menggendong anak kecilnya sambil berdiri, secara otomatis, banyak dari kita pasti akan memberikan tempat duduk atau kemudahan2 lain kepada si ibu tadi, tahukah anda bahwa sebenarnya gelombang frekuensi dari sang anak itulah yang sedang bekerja di sekeliling kita sehingga melunakan hati kita untuk memberikan tempat duduk dan mendahulukan pelayanan kepada sang ibu. Jadi jangan GR ya bu, klo kita bawa anak kita trus orang-orang jadi lebih baik dengan kita, berterima kasihlah pada malaikat kecil yang kita bawa :)) ..... wallahu ‘alam bis showab

Tidak ada komentar:
Posting Komentar